Langsung ke konten utama

Versi Teks Naruto Gaiden Chapter 4: Kesempatan Bertemu 2

naruto chapter 704

ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Versi Teks Naruto Gaiden Chapter 4: Kesempatan Bertemu 2 - Kali ini seperti biasannya saatnya untuk membagikan Versi Teks naruto Gaiden yang sudah mencapai Chapter 4 atau kalau digabungkan dengan versi sebelumnya yaitu Naruto Chapter 704. Oke langsung saja, SELAMAT MEMBACA !

~Teks By Narutonian-Blog~

  • ( ) Keterangan
  • [ ] Dalam hati
  • SFX = Sound Effect
  • # Teks Awal dan Akhir
  • [Total Page: 19]

PAGE 1
(Naruto berdiri di tengah-tengah Sarada dan Chouchou.Mereka berhadapan dengan Uchiha Shin yang tengah mencoba berdiri)
# ...Vs Uchiha Shin!!!

Chouchou: "[Nanadaime datang untuk menyelamatkan kita!? Bahkan kepada orang seperti kita, dia...]"

Naruto: "Maaf, aku harus cepat- cepat disini... Punya banyak hal yang harus kutanyakan."

Shin: (marah) "..."

Sarada: "!?"

(Beberapa saat kemudian)
Naruto: ".... Ahh, begitu ya..."

PAGE 2
(Naruto melanjutkan perkataannya)
Naruto: "Bahkan kau punya Mangekyou Sharingan"

SFX: Pelan! Pelan!
(Benar! Shin perlahan dan pelan, Shin menunjukan Mangekyou Sharingannya) SFX: Swish! Swish!

(Tatapan Naruto serius)
(Dari pundaknya nampak gejolakan chakra kuningnya)

Naruto: "Kalau begitu, aku tak bisa menyepelekannya."

(Swiinggg! Shin memfokuskan MS kirinya. Dan Wuusshhh!! Ujung rantai yang berada di belakang Naruto terbang ke arahnya)

(Terlihat dari belakang jubah Hokage Naruto bertuliskan Nanadaime Hokage)

PAGE 3
(Pisau-pisau kunai yang melingkari ujung rantai milik Shin dari belakang Naruto mulai menyebar dan melesat ke arahnya)

SFX: Bam! Bam! Bam!
(Ke delapan pisau itu berhasil Naruto tangkap dengan tangan chakranya serentak)

Chouchou/Sarada: "!!?"

Shin: (terkejut) "!?"

Kurama: (dalam diri Naruto)
"[Naruto... Apa kau ingin bertarung melawannya kali ini?] "

PAGE 4-5
(Couple Page)
(Terlihat keren, 8 tangan Chakra keluar dari Jubah Hokage Naruto. Tubuhnya telah masuk ke mode Kurama)

Naruto: "Sebentar saja kok!"

SFX: Wuusshhh!
(Tangan chakra Naruto melesat ke arah Shin)

SFX: Lompat!
(Shin melompat ke atas sebuah tiang)

Naruto: "Sekarang... Begitu baru cara kembali yang keren. Kau cukup hebat."

Shin: (melotot) "...."

Chouchou: "[Apa benar Nanadaime sehebat ini!? Dia keereeeeennnn!]"

SFX: Tap!
(Diatas tiang, mahluk kecil bermata Sharingan sebelumnya menghampiri Shin)

PAGE 6

SFX: Loncat!
(Mahluk kecil itu nampaknya jalannya loncat-loncat)

Mahluk Sharingan: "Kali ini mundur Shin. Kau tidak bisa melawannya seorang diri."

(Meskipun begitu, nampaknya yang berbicara itu adalah ayahnya Shin yang sebelumnya)

Shin: (melirik ke kiri) "..."

SFX: Pusaran!
(Dari mata mahluk Sharingan itu terciptalah pusaran mirip Kamui Obito. Dan benar, dia membawa Shin untuk teleport)

Naruto: "Dia bahkan punya Jikkukan no Jutsu!"
(Jikkukan no Jutsu adalah jurus ruang waktu)

(Shin dan mahluk kecil itu menghilang dalam pusaran itu)

PAGE 7

SFX: Swoosh!
(Jubah Chakra Naruto dihilangkan)

(Terlihat bento itu masih tergeletak disana)

(Sarada nampak mengambilnya)

Chouchou: "Sepertinya... Apa Nanadaime adalah ayah asliku?"

Naruto: (menoleh ke Chouchou)
"Huh? Kok bisa begitu?"

Chouchou: "Kubilang bukan tak mungkin kan!"

Naruto: "Maksudmu... Uh, apa tepatnya?"

Chouchou: (memejamkan matanya)
"Aku tak yakin akan melanjutkan perjalananku, tapi... Anak itu mengincar kita para gadis! ...Apa yang harus kita lakukan?"

PAGE 8
Naruto: "Hah... Kukira bukan Chouchou yang dia incar, tapi Sarada."

Sarada: ".... Siapa anak itu? Dan kenapa aku..."

Naruto: (menyipitkan matanya)
"..."

SFX: Puk!
(Naruto meletakkan tangan kanannya ke kepala Sarada)

Sarada: "!"

Naruto: "Kau tak perlu khawatir... Aku akan melindungimu dan membereskan semua ini."

Sarada: (diam dan menapat Naruto) "..."

PAGE 9
(Naruto tersenyum lebar)
(Sarada ikut tersenyum, pipinya memerah)

Naruto: "Meski dengan dampingan bunshinku, kalian tak mungkin bisa kembali ke desa... Paling aman, kalian harus bersama dengan aku yang asli."

Chouchou: "? Apa yang akan kita lalukan?"

Naruto: "Dari sini, aku akan menuju ke menara diatas bukit, jadi kau ikut aku kesana."

(Naruto kemudian meloleh ke Sarada)

Naruto: "Karenanya, aku juga ingin Sarada bertemu dengan ayahnya."

Sarada: (terkejut, memerah)
"..."

PAGE 10

Chouchou: (nada tinggi)
"Apaaaa!!! Kita akan bertemu dengan ayahnya Sarada? Dalam perjalanan ini seharusnya aku yang bertemu ayahku..."

Naruto: "?? [Ngomong-ngomong Chouji dikemanakan]"

Chouchou: "Seperti apa ayah Sarada? Aku sekalipun tidak pernah bertemu dengannya."

Naruto: "Daripada aku yang memberitahu... Lebih baik Sarada saja yang menjelaskan."

Sarada: "!! Aku tak bisa..."

Naruto: "!?"

Sarada: (memalingkan wajahnya) "Karena aku tidak ingat."

Naruto: "... [Betul juga... Selamanya dia melakukan perjalanan...]"
(Naruto menunduk dan menjelaskan)

Naruto: "Cukup adil... Kalau begitu akan kujelaskan."

PAGE 11
Sarada: "...!" (penasaran)

Chouchou: "Padahal aku yang bertanya... Tapi, perutku yang menjawab..."

Sarada: "!"

(Sarada yang sedang membawa bento agak kaget)
Sarada: (mengulurkan bento)
"Ngomel saja, ini..." (mengarah ke Naruto)

(Sarada menyerahkan Bento itu kepada Naruto)

Naruto: "!"
(Melihat Sarada memberikan bento, Naruto jadi teringat saat ia masih kecil. Saat di Tim 7, ujian pertama bersama Kakashi. Saat Naruto diikat di batang kayu lalu Sakura dan Sasuke memberikan makan siangnya kepada Naruto kecil.)

Sarada: "Makan siang dari Boruto."

Naruto: "Heh heh, Makasih..."

PAGE 12
(Naruto tersenyum)

Naruto: "Heh heh, makasih, maaf ya."

(Naruto kemudian memakan bento itu sampai habis. Nampak Chouchou juga selesai memakan bekalnya sendiri)

(Mereke bertiga duduk berjejer)
Sarada: "Eeee... Nanadame- sama..."

Naruto: "Panggil Nanadaime saja, ada apa?"

Sarada: "Soal sebelmunya... Kau akan menjelaskan tentang... Seperti apa ayahku..."

Naruto: "Ah! Oh, iya ya. Begini... Dia itu..."

Sarada: "..."

PAGE 13

Naruto: "Dia sangat populer di kalangan gadis akademi... sama sepertiku. Dia juga enak dipandang... sama sepertiku. Selain itu, kelas ninjutsunya juga yang paling tinggi di akademi... persis sama sepertiku."

Chouchou: "Selain itu... artinya hanya untuk satu orang kan? Aneh ya?"

Sarada: (tersenyum) "..."

Naruto: (sambil menujukkan jari telunjuknya) "Tapi dia tidak punya kemampuan bersosial dan mulutnya (perkataanya) adalah yang paling jelek... sama sekali tidak sepertiku."

Sarada: (muram) "~~"

Naruto: "Maksudku..."

PAGE 14 Naruto: "DIA ADALAH RIVALKU! TAK PERNAH BERUBAH!"

Sarada: "!"

Naruto: "Sarada... Saat aku melihatmu tadi, kau sungguh mengingatkanku pada Sasuke saat kita masih kecil. Sasuke tidak mengenakan kacamata. Tapi kau terlihat mirip dengannya. Khusunya di bagian sekitar mata. Apa lagi kalau kau punya Sharingan. (tersenyum lebar) Tapi lagak-lagakmu mirip sekali dengan Sakura. Pasti kau menakutkan kalau marah."

Sarada: (tersenyum lebar) "..."

PAGE 15
Chouchou: "[Huh... Kalau aku sedang bersama dengan Nanadaime seperti ini--]"

Naruto: (menoleh ke Chouchou)
"[Chouchou, wajahmu mirip dengan Karui, tapi tubuhmu persis sekali dengan Chouji saat seusimu."

(Chouchou melanjutkan pikirannya)
Chouchou: "[--Aku merasa aman.] "

(Terlihat disana ada air terjun mini dari sungai yang mengalir di tebing)

(Mereka bertiga kembali berangkat)

(Sejenak mereka beristirahat untuk minum dan bercanda gurau)

PAGE 16
(Hah! Hah! Hah! Mereka mulai kelelahan, Sarada sangat bersemangat)

SFX: Tepluk!
(Chochou menjatuhkan ranselnya)

Chouchou: "Aku tak bisa lanjut! Istirahat!" (duduk)

(Mereke berhenti di bukit-bukit bebatuan)

Naruto: "Tak ada pilihan lain, kita istirahat sebentar."

Sarada: "Disini sudah dekat dengan menaranya!"

Naruto: "Tidak apa-apa, Sarada. Kau bisa menurunkan barang bawaanmu bersamaku."

Sarada: "Huh.. Huh... Aku ingin ke kamar kecil..."
(sambil pegang bawah perut)

Naruto: "Jangan jauh-jauh ya."

PAGE 17
(Sarada berlari)

Sarada: "[Sedikit lagi... Aku akhirnya... bisa bertemu ayah!]"

(Dengan penuh keringat dia nampaknya menuju menara yang dari tadi sudah terlihat di depan)

Sarada: "PAPA!" (Sarada sampai ke pintu masuk menara itu. Terulis di atas pintu "Ridge Tower")

(Sarada masuk ke bangunan menara itu)

PAGE 18
(Alangkah terkejutnya Sarada saat melihat ada Sasuke disana)

Sarada: "!"
(Sarada sangat terkejut)

(Sasuke berdiri)

PAGE 19
Sarada: "Papa!"

Sasuke: "Jadi, kau berhasil menemukan tempat ini... Apa kau salah satu teman mahluk itu...?!" (sambil menodongkan pedangnya)

Sarada: (tambah terkejut)
"Huh??"

~Bersambung ke Naruto Gaiden Chapter 5

Komentar

  1. Versi Teks Naruto Gaiden Chapter 4: Kesempatan Bertemu 2
    **http://rio-agustya.mywapblog.com/versi-teks-naruto-gaiden-chapter-4-kesem.xhtml

    BalasHapus
  2. Mantappp
    sayangnya nggak bisa baca sampai selesai nih

    BalasHapus
  3. baca Komik naruto mantap juga yah..

    BalasHapus
  4. saya lebih ngerti videonya doang. kalo komak nggak :D

    BalasHapus
  5. Mantap Gan.. ;-)

    BalasHapus
  6. Singgih Tutorial22 Mei 2015 pukul 13.53

    Waduh apa Sasuke salah orang???

    BalasHapus
  7. ya salah banget tuh masak anaknya sendiri dikira musuh. Yaahh mungkin karena dia mengembara terlalu lama kali ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

M2M - The Day You Went Away

Pada Kesempatan Kali Ini Saya Mau Ngepost Salah Satu Lagu dan Special ( Heleh ) Edisi Malam Minggu Ini . The Day You Went Away Adalah lagu yang dinyanyikan Oleh 2 Gadis Cantik Asal Norwegia yaitu Marion Elise Raven & Marit Elisabeth Larsen yang Tergabung dalam Grup M2M & Termasuk Pada Album Ketiga Mereka Yaitu The Day You Went Away : The Best Of M2M . Lagu Dengan Durasi 03.41 Dengan Iringan beberapa Alat Musik dan Dimainkan dengan Sedemikian Rupa Menjadi sebuah Alunan yang Enak didengar Juga Dikombinasikan Oleh suara Merdu dari 2 Personil yang Sudah Kenal sejak umur Mereka 5 Tahun itu . . Dan Berikut Adalah Lirik Beserta Terjemahan Lagu The Day You Went Away Well I wonder could it be Aku bertanya-tanya mungkinkah When I was dreaming 'bout you baby Saat aku memimpikanmu kasih You were dreaming of me Kau juga sedang memimpikanku Call me crazy, call me blind Sebut aku gila, sebut aku buta To still be suffering is stupid after all of this time Tetap menderita sampai saat ini ...

Boruto : Naruto the Movie Subtitle Indonesia 3GP MP4 MKV (Versi Bluray)

boruto naruto the movie sub indo bluray, boruto naruto the movie download, boruto the movie full, boruto naruto the movie 3gp mp4 mkv, boruto naruto the movie dubber jepang versi bluray sub indonesia, cerita boruto naruto the movie, sinopsis boruto naruto the movie Boruto : Naruto the Movie Subtitle Indonesia 3GP MP4 MKV (Versi Bluray) . Boruto : Naruto the Movie adalah Movie Naruto yang ke-11 yang rilis dibioskop jepang pada tanggal 7 Agustus 2015 sementara di Indonesia movie ini melakukan debut penayangannya di Bioskop pada tanggal 18 November 2015 lalu. film dari Movie ini mengungguli prequelnya SEBAGAI Film PILIHAN terlaris tertinggi dengan menerima penghasilan sebesar ¥ 2,02 Miliar (Sekitar US $ 16,8 juta) . Sedikit mereview tentang Cerita Boruto : Naruto the Movie , Setelah berakhirnya perang dunia ninja keempat kini kehidupan Dunia Shinobi sudah modern dengan adannya Game game bagi anak anak dan alat modern lainnya, pada movie ini konoha dipimpin oleh Nanadaime Hokage (Hokage ke...

Avril Lavigne - When you're Gone.mp3

Salam sejahtera semuanya, Avril Lavigne - when you're gone mp3 adalah judul untuk post saya kali ini, pasti sudah tau ya jika melihat judul Postnya, haha :mrgreen: . When You're Gone adalah salah satu hits Single di Album "The Best Damn thing" dari penyanyi yang berasal dari Kanada, Avril Lavigne yang rilis pada tahun 2007 dengan mengambil genre "Pop Rock". Lagu ini ditulis oleh Butch Walker ( sekaligus produser ) & dirinya sendiri yang memang isi dari Lagu terinsipirasi oleh pengalaman Cintannya dulu, dia menulis dengan proses lambat namun mengeluarkan "semua hal emosional" dalam dirinnya . Saya juga suka Intronya ni, langsung saja berikut adalah Lirik beserta translatenya yang saya dapatkan dari langganan(?) saya yaitu Terjemah lirik lagu barat I always needed time on my own Dulu aku selalu butuh waktu sendirian I never thought I'd need you there when I cry Tak pernah terpikir aku 'kan membutuhkanmu saat aku menangis And the days fe...